Tujuannya : Pelabuhan sunda kelapa, Museum Bahari, Menara Mercusuar, Jembatan kota intan, dan Toko merah.
Setelah diskusi dan berunding dan jajak pendapat antara kami, akhirnya dengan harga 90 rebu dengan waktu yg unlimited, kami menyepakati nya (90 rb bagi 6 orang. heheh ).
Ternyata abang pemandunya adalah temen abang yang nawarin tour tersebut (udah deh ngomong ribet amatt -.-)
Abang itu berpakaaian kaos oblong dan celana biasa. dengan rambut panjang pirang merah terikat indah dan senyum mematikan. asyiiikkk. dengan cara berbicara yahuddd abis, gaul men! (atas permintaan abangnya, fotonya tak bisa ditampilkan di blog ini, takut banyak produser yg mengincarnya )
Foto abangnya yang sudah disensor :
Sepeda ontel tersedia, Gue ma kecil naik warna putih, santi ririn warna ungu muda, fajar windha ungu tua. dan sumpah gak bohong. ini sepeda kok tinggi banget. ririn aja jinjit pas naik. mana tempat duduknya dangdutan
tapi gue mengemban tugas besar, memboncengi artis jupe (panggilan buat kecil*buset ni anak bnyk banget panggilannya) tidak semudah apa yg orang lihat. lina berat banget anjirrr.
Dengan Onput (ontel putih) gue dan kecil mengitari jalanana jakarta dengan perasaan "senangnya hatiku turun panas demamku." heheh. gue guwes dengan sepenuh hati. gak keitung berapa kali gue hampir jatoh.
Objek pertama adalah Pelabuhan Sunda Kelapa.
Pelabuhan tertua di jakarta ini masih beroprasi sampai sekarang. Kapal kapal tua yang berniaga di pinggir pelabuhan dan truk yg hilir mudik bolak balik pelabuhan serta anak2 kecil yg main di sekitar pelabuhan membuat suasana pelabuhan ini LAIN . beda . eksotis, wonderfull, unyuu abis sampe empuzzz..
Sekali udah pegang camera, udah deh semuanya terlupakan. sampai abang pemandu pun, capek melihat kami yg betah bgt motretmotret *namanya juga anak muda hwehwe. Gue pun ngingetin kalo masih banyak objek yg harus di kunjungi. oke oke. stop2.
Tujuan kedua adalah Museum bahari. Yang terkenal uhmmm, sangat syeram. *pernah masuk scary job loh* Disana terdapat banyak sekali benda2 peninggalan sejarah bahari indonesia. baik kapal, alat bahari, peta kelautan, ikan2 jaman dahulu yg diawetkan. sampai lukisan pahlawan nasional. (abang pemandu dengan telaten menjelaskan kami tentang sejarah museum bahari, pak indang lewat cuy)
Gelap, suram, sepi. GUE MA WINDHA udah belingsatan aja. masalahnya merinding nya itu loh coy, gak nahan. apalagi pas di ruangan lukisan LAksamana Malahayati, wow. udah deh, tangan dingin semua. Katanya emang banyak mahkluk halusnya. apalagi hantu koloni. uuuuhhhh, tapi kita semua berusaha agar tidak mengganggu mereka. tidak motret2 sembarangan, ngomong sembarangan, dan berbicara gak sopan.
tapi absolutely, keren kok. PATUT DIKUNJUNGI.
Kami meninggalkan museum bahari dengan perasan yg nanonano.
Selanjutnya adalaaah, jembatan kota intan (menara mercusuar tak kita kunjungi karena waktu udah mepet).
Jembatan yang indah. yg menajubkan. panorama kali besar atau de Groote Rivier (yang seharusnya terlihat lebih indah bila lumpur dan sampah yg mengganggu itu di singkirkan) , dan menjulangnya bangunan hotel batavia.













Tidak ada komentar:
Posting Komentar