"BFF selalu ada buat Sharing :)"

Kamis, 19 Mei 2011

Vacation In Oud Batavia part 4

Melewati Jalan besar, Akhirnya kami sampai juga di penantian terakhir kami, yaitu . TOKO MERAH.
bangunan yg lumayan besar dan berlantai dua ini di sebut toko merah karena dinding depannya yg berwarna merah yang tak luntur meski bangunana ini berdiri sudah hampir 3 abad. WOW.
Dan di depan toko merah, beratus tahun lalu, dibuanglah mayat2 orang tionghoa karena pembantaian sadis / genoksida. ugh. tentu saja di buangnya di kali besar. tentang cerita pembantaian ini, akan gue tulis lain kali.

Banyak bgt turis yg berfoto2 ria di depan bangunan ini.orang LOKAL, BULE, TIONGHOA CIPIT2. sayangnya toko merah tidak bisa dibuka dulu untuk umum. karena alasan ijin wisata. uhh. yasudah lah, foto2 di depan toko merah saja...






Setelah puas2 banget. selesai juga berkeliling. CAPEK SEKALIGUS PUAS. kami pun kembali ke taman fatahillah. dan berpisah dengan abang pemandu. DADAAA ABANG PEMANDU. WE WILL MISS YOU. JANGAN KANGEN KITA YAAA. KALO KANGEN INJEK BUMI 3 KALI SAMBIL ISTIGFAR YAAA.
kata abang pemandu "Najis lo" ahahaah

Setelah jajan kerak telor, tahu goreng, tahu gejrot, air mineral, ngaso dulu. jam 16.15 kami berjalan menuju stasiun jakarta kota. membeli karcis untuk kembali ke bekasi.
sambil menunggu kereta, kami ngemil kerak telor.

Tibalah saat nya, kereta datang. kami bergegas naik dan duduk bergerombol di sisi kereta. sambil terus cuap2  mengingat apa yg kami lakukan hari ini. GAK BAKAL KAMI LUPAKAN. GAK BAKAL. momen jarang terjadi.
 kereta kembali berjalan mengitari jakarta. cepat dan pasti membawa kami pulang ke bekasi.

Setibanya di stasiun bekasi, hujan deras mengguyur stasiun. mau gak mau kami berteduh. pegel banget kaki ini rasanya. pas gue raba-raba. buset gedenya 11 12 sama tales bogor. anjirrrrr.

sekitar setengah jam kami menungguu, akhirnya hujan berhenti juga..



Go To Home, gak sabar deh pamer tentang hari itu ke anak anak yg ga ikut pergi. ahahhahahah

Vacation In Oud Batavia part 3

Jam 14.15 tiba tiba ada abang2 sepeda ontel nawarin diri untuk memberikan tour khusus Kota Toea. Dengan segala akal bulusnya, dia merayu kami agar kami setuju dengan layanan tour abang tersebut.
Tujuannya : Pelabuhan sunda kelapa, Museum Bahari, Menara Mercusuar, Jembatan kota intan, dan Toko merah.
Setelah diskusi dan berunding dan jajak pendapat antara kami, akhirnya dengan harga 90 rebu dengan waktu yg unlimited, kami menyepakati nya (90 rb bagi 6 orang. heheh ).

Ternyata abang pemandunya adalah temen abang yang nawarin tour tersebut (udah deh ngomong ribet amatt -.-)
Abang itu berpakaaian kaos oblong dan celana biasa. dengan rambut panjang pirang merah terikat indah dan senyum mematikan. asyiiikkk. dengan cara berbicara yahuddd abis, gaul men! (atas permintaan abangnya, fotonya tak bisa ditampilkan di blog ini, takut banyak produser yg mengincarnya )

Foto abangnya yang sudah disensor :




Sepeda ontel tersedia, Gue ma kecil naik warna putih, santi ririn warna ungu muda, fajar windha ungu tua. dan sumpah gak bohong. ini sepeda kok tinggi banget. ririn aja jinjit pas naik. mana tempat duduknya dangdutan





tapi gue mengemban tugas besar, memboncengi artis jupe (panggilan buat kecil*buset ni anak bnyk banget panggilannya) tidak semudah apa yg orang lihat. lina berat banget anjirrr.

Dengan Onput (ontel putih) gue dan kecil mengitari jalanana jakarta dengan perasaan "senangnya hatiku turun panas demamku." heheh. gue guwes dengan sepenuh hati. gak keitung berapa kali gue hampir jatoh.

Objek pertama adalah Pelabuhan Sunda Kelapa.


Pelabuhan tertua di jakarta ini masih beroprasi sampai sekarang. Kapal kapal tua yang berniaga di pinggir pelabuhan dan truk yg hilir mudik bolak balik pelabuhan serta anak2 kecil yg main di sekitar pelabuhan membuat suasana pelabuhan ini LAIN . beda . eksotis, wonderfull, unyuu abis sampe empuzzz..






Sekali udah pegang camera, udah deh semuanya terlupakan. sampai abang pemandu pun, capek melihat kami yg betah bgt motretmotret *namanya juga anak muda hwehwe. Gue pun ngingetin kalo masih banyak objek yg harus di kunjungi. oke oke. stop2.

Tujuan kedua adalah Museum bahari. Yang terkenal uhmmm, sangat syeram. *pernah masuk scary job loh* Disana terdapat banyak sekali benda2 peninggalan sejarah bahari indonesia. baik kapal, alat bahari, peta kelautan, ikan2 jaman dahulu yg diawetkan. sampai lukisan pahlawan nasional. (abang pemandu dengan telaten menjelaskan kami tentang sejarah museum bahari, pak indang lewat cuy)

Gelap, suram, sepi. GUE MA WINDHA udah belingsatan aja. masalahnya merinding nya itu loh coy, gak nahan. apalagi pas di ruangan lukisan LAksamana Malahayati, wow. udah deh, tangan dingin semua. Katanya emang banyak mahkluk halusnya. apalagi hantu koloni. uuuuhhhh, tapi kita semua berusaha agar tidak mengganggu mereka. tidak motret2 sembarangan, ngomong sembarangan, dan berbicara gak sopan.
tapi absolutely, keren kok. PATUT DIKUNJUNGI.



Kami meninggalkan museum bahari dengan perasan yg nanonano.

Selanjutnya adalaaah, jembatan kota intan (menara mercusuar tak kita kunjungi karena waktu udah mepet).
Jembatan yang indah. yg menajubkan. panorama kali besar atau  de Groote Rivier (yang seharusnya terlihat lebih indah bila lumpur dan sampah yg mengganggu itu di singkirkan) , dan menjulangnya bangunan hotel batavia.







Setelah itu sepeda ontel itu pun kembali di kendarai menuju final destination, Toko merah.





Vacation In Oud Batavia part 2

Kita semua naik KRL Ac ekonomi jurusan Stasiun Jakarta Kota .
Sumpah demi allah, namanya juga anak2 gadis cantik bin imut bin cakep bin keren bin unyuuu lagi ngumpul2, (fajar lain gerbong soalnya gue en tmn2 cewek masuk gerbong khusus wanita) terjadilah rumpi rumpian besar. dari ngegosip, ngomongin cowok, nge-joke. aaah udah deh. emak2 yg ada di sekitar aja udah nengok pusing ngeliat tingkah laku ajaib kami. hwehwehwe.

Sekitar dua jam'an lah mulut kami tak berhenti nyerocos. Kereta tetap melaju cepat. melewati daerah2. akhirnya monyong juga eh salah akhirnya berhenti juga. Masisnis pun bersuara, "Stasiun jakarta kota"
dan sampai juga di pemberhentian kereta terakhir. "Batavia Zuid" atau Stasiun Jakarta Kota. 






Stasiun paling tua di kota jakarta. Berasiktektur bangunan belanda jaman dahulu, stasiun ini menyuguhkan suasana tersendiri. Kami sebagai mahkluk bernama manusia yang memiliki naluri manusiawi yang tak 
tertahankan bila terdapat objek wisata yg keren, langsung pasang kamera. dan JEPRETZ ...




 



Keluar dari Stasiun ternyata, Jakarta hari itu Puanazzz banget. serasa di oseng oseng diatas wajan. 
kami pun berjalan ke arah wilayah kotu. ternyata di sana rame banget. Festival Museum Day. Pantes. banyak tenda2 putih yg di bangun di daerah taman fatahillah . 


Dan Udah deh. kami keliling kotu yang ruameeee bangets. bangets. bangets. namanya juga hari libur. Berbagai macam jenis manusia memadati wilayah inii.
dan siake'nya semua museum di daerah kotu di tutup. anying. TERUS KITA KESINI MAU NGAPAIN? 

Yaudah;ah, nasi sudah menjadi nasi aking, mau bagaimana lagi, kami sudah terdampar di kotu, yaudahlah, nikmati saja yg ada,  tapi sebelumnya kita isi tenaga dulu pake MIE AYAM pinggir jalan kotu, yang lumayan rame. ahaha.

Walau mie ayamnya kurang mantaffff, tapi karena lafar banget dengan membabi buta gue abisin tu mie ayam ampe ludes.( sebenernya mangkoknya mau sekalian gue telen, tapi pas gue mau gigit ujung mangkok, abang mie ayam langsung memancarkan tatapan tajamnya, akhirnya gajadi deh. galau ah)

 Windha asyik wifian sambil nunggu pesanan , 

Setelah acara mengisi perut selesai, kami langsung caw ke sekitar kotu. jalan2, foto2. selama hampir 1,5 jam kami mengitari jalanan di kotu. Foto2 gajelas, narsis, bergaya kayak super model papan atas degh.




Capek, letih, lunglai, kami pun istirahat di salah satu tenda putih yg tersedia. sambil menikmati 
suasana kotu siang itu





Udah jam satu. gue , santi, fajar pengen solat, setelah nanya2. ternyata mushola kotu ada di dalam2 pertokoan. yg maaf, kondisi nya sangatlah memprihatinkan. Ruangannya sempit dan agak kumuh.


Setelah solat ngaso dulu sambil benerin tatanan make up. ahah alias pake bedak setebel mungkin biar gak kusem. sambil ngerumpi dan minum air mineral. 

Pas di depan tempat kita lagi ngaso, berdiri menjulang patung Dewi Keadilan atau Dewi Themis dan lukisan buddha. uh di daerah terpencil ini aja ada peninggalan yang luar biasa banget.



Rabu, 18 Mei 2011

Vacation In Oud Batavia part 1

Sebenarnya seharusnya artikel ini gue tulis kemaren. tapi berhubung blog gue aktifnya hari ini jadi nya yaaaa sekarang w tulisnyaaa.

Gue ma temen temen gue mau jalan jalan. Kemana kek ngisi liburan tiga hari. dari pada gak ada kerjaan di rumah selain main kompi ma jadi pembokat ibu gue? uhum.

Akhirnya dengan semangat mengebu gebu gue bikun rencana. bisa di bilang mendadak karena w bikinnya senin sore padahal hari selasa pagi harus berangkat. setelah merundingkan lamaaa bgt dengan teman2 dan cukup membuat pulsa terkuras habis. Akhirnya keputusan bulat dibuat,

Logat dora : Mau kemana kitaaa?
answered : keee...  


thats right ! Oud Batavia a.k.a Kota Toea. 

Emang sih sebelumnya gue pernah kesini bersama temen2 gue liburan kemaren.
Lina, Windha, Cik Yona, titha, Ratu ma Dhea. Baru pertama kali ke sana sih rasanya takjub banget ngeliat bangunan yg kuno, asing, berdiri gagah walau agak usang dimakan usia.
Objek wisata gue kemaren ya Museum Fatahillah ma keramik, taman fatahillah, jalan2 sekitar kotu naik sepeda ontel. dan foto2 seadanya.

jujur. gak asik.

Dan kemaren, Gue, Windha, Lina (again), santi, ririn, dan fajar. Dien sebenernya ke kotu juga, tapi dia dateng bersama teman2nya. jadinya kami berpisah.

Pagi2 jam 8, gue udah di jemput ma kecil (lina) ma windha naik motor. 
gue : "bakbukbakbikbuk* rusuh bersiap siap.
Windha & kecil: geleng2 kepala.

kita bertiga langsung caw ke pom bensin setiakawan yg udah di tutup. disana santi, ririn, ma fajar udah nunggu dan kami semua pun pergi ke terminal.
ternyataaaaa. emang bener pepatah yg mengatakan :
Kebahagiaan pasti di iringi dengan cobaan yang bertubi2.

Kesialan yg kami alami sebelum nyampe ke terminal:
1. Ririn, agak lola sebagai pemandu jalan. setelah gue itung2 lima kali kita ke sasar.
2. Pak Polisi pagi pagi udah nyari duit aja. Fajar dan sani kena tilang. (20 rebu keembat) *anying*

DAN UNTUNG AJA KITA DAPET KERETA. SETELAH SATU JAM MENUJU TERMINAL BEKASI. DAN PAS BANGET. 10 MENIT LAGI SANG KERETA JALAN. WOW.